<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1738">
 <titleInfo>
  <title>representasi Pro-Kontra Pada Lirik Lagu “Musuh Masyarakat” Dan “Plastik” Karya Young Lex</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Maulidya Fauziah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2021</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam penelitian ini didasarkan oleh timbulnya pro dan kontra yang terjadi di masyarakat yang diakibatkan oleh lirik lagu “Musuh Masyarakat” dan “Plastik”. Lagu tersebut merupakan ciptaan Young Lex dengan alasan mengenai keresahannya terhadap public figure dan penggemar musik Korea yaitu K-Popers. Studi penelitian ini diarahkan pada teori interpretasi teks Paul Ricoeur. Dimana pada konsep pemikiran Ricoeur ini ditujukan untuk memahami dan menganalisa sebuah teks dengan menggunakan lima tahapan. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma konstruktivisme dikarenakan bisa melihat lebih rinci dan dalam lagi apa yang disampaikan. Dan untuk memaknai teks tersebut digunakanlah metode hermeneutika pemikiran Paul Ricoeur. Gambaran umum yang ada dalam penelitian ini berupa lirik-lirik yang menikbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Dijumpai pada pembahasan ini, masyarakat merasakan rasa setuju dan tidak setuju akan lagu ciptaan Young Lex ini. Saran yang disampaikan peneliti adalah agar setiap lirik lagu bisa lebih lagi diperbaiki tata bahasanya sehingga tidak menimbulkan pro dan kontra. Serta bagi para pendengar pun harus bisa menghargai karya pencipta lagu.</note>
 <note type="statement of responsibility">Nurul Maulidya Fauziah</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8200872</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus B</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1749" url="" path="/1df69aa23e9a72b6e13050964b717637.pdf" mimetype="application/pdf">Representasi Pro-Kontra Pada Lirik Lagu “Musuh Masyarakat” Dan “Plastik” Karya Young Lex</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1738</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-06 10:18:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-06 10:21:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>